Maya Angelou

Maya Angelou adalah seorang penulis puisi dan skenario, orator, dan aktris Afrika-Amerika.[1] Dia adalah wanita Afrika-Amerika pertama yang diminta untuk membacakan puisi karyanya dalam inagurasi presiden Amerika Serikat tahun 1993.[2] Puisi yang dia bacakan di pengangkatan Bill Clinton berjudul “On the pulse of Morning” dan karya tersebut juga mendapat Penghargaan Grammy (Grammy Awards) pada tahun yang sama.[2]
Maya Angelou terlahir dengan nama Marguerite Annie Johnson pada 4 April 1928 di Saint Louis, Missouri, dari pasangan Bailey Johnson and Vivian Baxter Johnson.[2] Saat kedua orang tuanya bercerai, Maya berserta seorang kakak laki-lakinya dititipkan pada nenek mereka selama beberapa tahun.[1] Pada tahun 1936, Maya diperkosa oleh kekasih ibunya dan lelaki tersebut kemudian dibunuh oleh pamannya.[1] Akibat kematian orang tersebut, Maya menjadi bisa dan sulit berbicara selama lima tahun.[1] Dia telah menulis beberapa buku dengan penjualan terbaik dan sebagian di antaranya berisi kejadian-kejadian yang pernah dialaminya sendiri.[2] Beberapa judul buku yang ditulisnya adalah I Know Why The Caged Bird Sings (1970), Gather Together in My Name (1974), dan A Song Flung Up To Heaven (2002).[1] Selain itu, dia adalah wanita kulit hitam pertama yang menulis skenario dan diproduksi menjadi film, yaitu Georgia, Georgia (1971)

Words mean more than what is set down on paper. It takes the human voice to infuse them with deeper meaning – Maya Angelou

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s